<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ine&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://jalanislamku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jalanislamku.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 May 2011 12:53:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jalanislamku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ine&#039;s Blog</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jalanislamku.wordpress.com/osd.xml" title="Ine&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jalanislamku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kezuhudan Sayyidah Fatimah as</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/06/08/kezuhudan-sayyidah-fatimah-as/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/06/08/kezuhudan-sayyidah-fatimah-as/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 09:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Diriwayat lain juga dikatakan, suatu hari Salman Al-Farisi melihat Sayyidah Fatimah as memakai cadar yang sederhana, penuh jahitan dan terbuat dari kulit pohon kurma hendak pergi menjenguk ayahnya. Salman sangat terkejut dan sambil menangis ia berkata, &#8220;Kami sangat bersedih! Putri-putri raja Persia dan Romawi duduk di atas kursi-kursi yang terbuat dari emas&#8230;. &#8212;&#8212;&#8212;- Kezuhudan Sayyidah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=312&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#505050;">Diriwayat lain juga dikatakan, suatu hari Salman Al-Farisi melihat Sayyidah Fatimah as memakai cadar yang sederhana, penuh jahitan dan terbuat dari kulit pohon kurma hendak pergi menjenguk ayahnya. Salman sangat terkejut dan sambil menangis ia berkata, &#8220;Kami sangat bersedih! Putri-putri raja Persia dan Romawi duduk di atas kursi-kursi yang terbuat dari emas&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#505050;">&#8212;&#8212;&#8212;-</span><span style="color:#505050;"><br />
Kezuhudan Sayyidah Fatimah as</span></p>
<p>Alam Firdaus</p>
<p>Rasulullah saw pernah bersabda kepada Sayyidah Fatimah as, &#8220;Putriku! Ayahmu dan suamimu bukanlah orang yang miskin. Allah SWT telah memberikan kepadaku semua tanah yang mengandung emas dan perak, tetapi aku memilih sesuatu yang abadi di sisi Allah swt. Putriku! Aku berkata seperti ini supaya kamu tahu bahwa ayahmu mengetahui hakekat dunia. Ketahuilah bahwa kamu juga akan berpaling dari dunia&#8221;.</p>
<p>Sebelum memasuki pembahasan tentang kezuhudan Sayyidah Fatimah as dalam menjalani kehidupan, kita harus mengetahui terlebih dahulu makna kezuhudan itu sendiri. Makna kezuhudan dalam Alquran adalah sebagai berikut, &#8220;Supaya kalian tidak berduka cita terhadap apa yang luput dari kalian dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepada kalian.&#8221;</p>
<p>Sayyidah Fatimah as adalah seorang wanita yang sangat sederhana dan sama sekali tidak tertarik dengan keindahan dunia. Beliau selalu mencari keridhaan Allah swt karena keridhaan-Nya merupakan kenikmatan yang paling tinggi. Bentuk kerelaan Allah swt untuk hamba-hamba-Nya bukanlah dunia yang hina dan fana ini, akan tetapi alam akhirat yang mulia dan abadi. Sebagaimana Allah swt dalam surat Al-Anfal 67 berfirman, &#8220;Kamu menghendaki harta benda duniawi sedangkan Allah swt menghendaki (pahala) akhirat (untukmu).&#8221;<span id="more-312"></span></p>
<p>Waktu Sayyidah Fatimah as banyak digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Beliau sama sekali tidak menyibukkan dirinya untuk kepentingan dunia karena cinta terhadap dunia merupakan penghalang untuk sampai ke tujuan yang mulia.</p>
<p>Keindahan dan kesenangan dunia bersifat sementara, akan tetapi sangat disayangkan banyak manusia yang tertipu ketika melihatnya. Mereka tidak sadar bahwa ada alam yang lebih indah dan lebih menyenangkan dibanding dunia.</p>
<p>Oleh karena itu Sayyidah Fatimah as memilih alam akhirat karena hakekat kebahagiaan dan kehidupan ada di alam tersebut. Beliau menjalani kehidupannya dengan penuh kesederhanaan dan tidak perduli dengan keindahan dunia. Selain itu Sayyidah Fatimah selalu ridha dengan keadaannya. Beliau sama sekali tidak pernah mengeluh kepada siapapun dalam urusan dunia. Kehidupan Sayyidah Fatimah as adalah sebuah kehidupan yang jauh dari kemewahan. Kesederhanaannya bukan karena beliau miskin namun disebabkan oleh puncak pengetahuan (makrifat) dan kekayaan spiritual beliau.</p>
<p>Bukti terbaik bahwa Sayyidah Fatimah as hidup dalam kesederhanaan adalah ketika beliau memiliki tanah Fadak. Tanah Fadak adalah tanah yang sangat subur karena tanah ini bisa menghasilkan gandum yang sangat banyak sehingga kebutuhan semua penduduk Madinah terpenuhi dengannya. Setelah Allah swt menyuruh Rasulullah saww memberikan tanah Fadak kepada Sayyidah Fatimah as, semua keuntungan hasilnya ada di tangan Sayyidah Fatimah as. Namun penghasilan yang banyak ini tidak merubah kesederhanaan beliau dalam menjalani kehidupan. Semua penghasilan tanah Fadak beliau infakkan kepada masyarakat. Hal ini beliau lakukan hanya demi mencari keridhaan Allah swt. Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kesederhanaan Sayyidah Fatimah as bukan karena keterpaksaan dan kemiskinan tetapi karena kecintaan beliau kepada Allah swt.</p>
<p>Kesederhanaan dan ketidakcintaan terhadap dunia adalah suatu hal yang dicontohkan oleh para Nabi dan Imam as. Tidak ada satupun dari mereka memiliki rasa cinta terhadap dunia seperti yang kita lihat dalam sejarah kehidupan mereka. Kezuhudan Sayyidah Fatimah as adalah salah satu pelajaran yang didapatkan dari ayahnya.</p>
<p>Rasulullah saw pernah bersabda kepada Sayyidah Fatimah as, &#8220;Putriku! Ayahmu dan suamimu bukanlah orang yang miskin. Allah SWT telah memberikan kepadaku semua tanah yang mengandung emas dan perak, tetapi aku memilih sesuatu yang abadi disisi Allah swt. Putriku! Aku berkata seperti ini supaya kamu tahu bahwa ayahmu mengetahui hakekat dunia. Ketahuilah bahwa kamu juga akan berpaling dari dunia.&#8221;</p>
<p>Contoh ajaran Nabi saw kepada Sayyidah Fatimah as bisa kita lihat dalam riwayat berikut ini. Rasulullah sudah terbiasa ketika hendak pergi atau pulang dari bepergian harus menemui putri tercintanya terlebih dahulu. Suatu hari untuk menyambut kedatangan ayah dan suaminya, Sayyidah Fatimah as memakai gelang dari perak dan anting-anting serta kalung. Beliau juga menghias rumahnya dengan memasang gorden yang berwarna warni. Seperti biasa, ketika datang dari bepergian, Rasulullah terlebih dahulu datang ke rumah Fatimah. Namun setelah beristirahat sebentar, Rasulullah keluar dari rumah putrinya dan menuju masjid.</p>
<p>Melihat raut wajah ayahnya yang tidak seperti biasa, Sayyidah Fatimah as menyadari sebabnya. Pada saat itu juga ia membuka gorden dan perhiasannya lalu mengirimkannya kepada Rasulullah saw yang pada saat itu berada di masjid. Sayyidah Fatimah as juga mengirim salam kepada ayahnya dan berpesan supaya barang-barang ini digunakan di jalan Allah. Rasulullah mengambil barang-barang itu dan berkata &#8220;Ayahmu adalah tebusanmu, ayahmu adalah tebusanmu! Keluarga Muhammad perlu apa dengan dunia? Mereka bukan diciptakan untuk dunia, akan tetapi mereka diciptakan untuk akhirat, walaupun semua yang ada di dunia diciptakan karena mereka. Seandainya dunia itu memiliki nilai sebesar sayap nyamuk di sisi Allah, maka tidak seorangpun dari kafir akan meminumnya.&#8221; Setelah itu Rasulullah berdiri lalu menuju rumah Fatimah as.</p>
<p>Riwayat di atas selain menunjukkan ketegasan Rasulullah saw juga menunjukkan ketidakcintaan Sayyidah Fatimah as terhadap dunia, karena tanpa ada rasa berat hati beliau menginfakkan barang-barangnya di jalan Allah.</p>
<p>Diriwayat lain juga dikatakan, suatu hari Salman Al-Farisi melihat Sayyidah Fatimah as memakai cadar yang sederhana, penuh jahitan dan terbuat dari kulit pohon kurma hendak pergi menjenguk ayahnya. Salman sangat terkejut dan sambil menangis ia berkata, &#8220;Kami sangat bersedih! Putri-putri raja Persia dan Romawi duduk di atas kursi-kursi yang terbuat dari emas dan memakai pakaian yang terbuat dari sutra tetapi putri Muhammad saw memakai cadar yang sangat sederhana dan memiliki dua belas jahitan.&#8221;</p>
<p>Ketika Sayyidah Fatimah as sampai ke rumah ayahnya, beliau mengatakan, &#8220;Wahai Rasulullah! Salman sangat heran dengan kesederhanaan pakaianku. Demi Allah, selama lima tahun karpet rumah kami dari kulit kambing yang ketika siang hari unta-unta memakan rumput diatas karpet itu dan pada malam hari kami tidur di atas karpet itu. Bantal kami juga dari kulit yang diisi dengan kulit pohon kurma&#8221;. Ketika itu Rasulullah bersabda kepada Salman, &#8220;Sesungguhnya putriku berada di barisan terdepan orang-orang yang menuju Allah swt.&#8221;</p>
<p>Sekarang kita dapat melihat betapa zuhudnya Sayyidah Fatimah as. Ketika kita menjadikan Sayyidah Fatimah as sebagai panutan maka konsekuensinya kita harus meniru beliau. Dan salah satu contoh yang bisa kita ambil dari beliau adalah kezuhudannya dalam menjalani kehidupan.</p>
<p>Sebetulnya tidaklah sulit untuk menjadi orang yang zuhud ketika kita mengetahui bahwa sebenarnya segala sesuatu yang diberikan kepada kita oleh Allah swt adalah sebuah amanat, sehingga dengan senang hati dan tanpa rasa keberatan sedikit pun kita akan menginfakkannya kepada orang yang membutuhkan. Selain itu kita juga tidak akan terlalu bergembira dengan apa yang Allah SWT berikan kepada kita. Semua manusia datang ke dunia ini dengan tangan kosong dan juga kembali kepada penciptanya dengan hanya membawa sepotong kain putih.</p>
<p>Seseorang tidak akan pernah bisa menjadi zuhud ketika dia tidak mengetahui hakekat dunia yang penuh dengan kekurangan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ali as &#8220;Yang berhak dikatakan bahwa orang itu zuhud ketika dia mengetahui kekurangan dunia.&#8221; Semoga Allah SWT memberikan taufiq-Nya kepada kita semua untuk menjadi orang-orang yang selalu diridhoi oleh-Nya.</p>
<p>Milist DT, 2005.</p>
<p><span style="color:#505050;">Diambil dari: www.oaseqalb.net<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=312&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/06/08/kezuhudan-sayyidah-fatimah-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>One Day in My Life</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/22/one-day-in-my-life/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/22/one-day-in-my-life/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 06:02:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, aku terbaring lemah di tempat tidur. Entahlah, penyakit ini karena ujian atau karena semua dosa yang telah aku  tumpuk. Dan ketika hari itu tiba, aku merasa gelap. Malaikat maut datang menjemputku dan berkata: &#8220;Mari ikut kami, waktu anda telah tiba untuk menghadap Allah&#8221;. Dan aku yang tak punya bekal apa-apa berkata dengan uraian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=307&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, aku terbaring lemah di tempat tidur. Entahlah, penyakit ini karena ujian atau karena semua dosa yang telah aku  tumpuk. Dan ketika hari itu tiba, aku merasa gelap. Malaikat maut datang menjemputku dan berkata: &#8220;Mari ikut kami, waktu anda telah tiba untuk menghadap Allah&#8221;. Dan aku yang tak punya bekal apa-apa berkata dengan uraian air mata: &#8220;Wahai Tuan, jangan bawa aku menghadap-Nya. Hidupku begitu miskin, aku tak punya bekal secuilpun untuk menghadap Sang Raja alam semesta.&#8221;</p>
<p>Sang Malaikat maut menjawab: &#8220;Maaf, ini sudah ketentuan, Kami harus membawamu menghadap Allah Swt.&#8221; Dan dengan ketidakberdayaanku, aku ikut bersamanya. Ketika tiba di hadapan Raja Alam Semesta, akupun tersungkur bersujud dihadapan-Nya: &#8220;Tuhanku Yang Maha Suci, Pemilik Segalanya, Kembalikanlah aku kepada alamku, bekal apakah yang akan kubawa menghadap-Mu? Hidupku kuhiasi dengan dosa-dosa besar. Zina kujalankan! Harta selalu kutumpuk-tumpuk. Kewajiban terhadap-Mu kulupakan tanpa pernah merasa bersalah. Kunikmati dunia fana ini dengan berfoya-foya. Qur&#8217;an pun tak pernah kubuka sekalipun. Hidupku kuhabiskan dengan kesia-siaan. Tolong kembalikan aku ke alamku&#8230;&#8221; Suaraku dengan menangis meraung-raung.</p>
<p>Sang Raja hanya berkata: &#8221; Maaf, waktu anda telah habis. Saatnya Aku ingin pertanggungjawabanmu&#8221;&#8230;..</p>
<p>ا</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/307/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=307&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/22/one-day-in-my-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suci Sekeping hatiby Saujana</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/12/suci-sekeping-hatiby-saujana/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/12/suci-sekeping-hatiby-saujana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 02:34:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/12/suci-sekeping-hatiby-saujana/</guid>
		<description><![CDATA[nasyeed suci sekeping hati.mp3get more free mp3 &#38; video codes at www.musik-live.net<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=305&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bT*xJmx*PTEyNzM2MzE2MDM2NTYmcHQ9MTI3MzYzMTYzNTIxOCZwPTU2MjAxMiZkPSZnPTEmbz*1YzRjYTk4Mjc3NWY*Yzg*ODY4/YjI4MTdhZjM*NzRlNyZvZj*w.gif" />
<div align="left">
<table border="0" bgcolor="#000000" width="315">
<tr>
<td><a target="_blank" href="http://www.musik-live.net/play-music-codes.php?name=nasyeed_suci_sekeping_hati&amp;src=yt&amp;id=I1LF97_npiI" title="nasyeed suci sekeping hati.mp3"><span style="color:#49A3FF;font-size:xx-small;">nasyeed suci sekeping hati.mp3</span><br /><img title="nasyeed suci sekeping hati.mp3" border="0" src="http://img502.imageshack.us/img502/8661/purple.gif" width="295" height="51"></a><br /><a target="_blank" title="www.musik-live.net : Free Streaming Mp3 &amp; Videos Online" href="http://www.musik-live.net"><span style="color:#49A3FF;font-size:xx-small;">get more free mp3 &amp; video codes at www.musik-live.net</span></a></td>
</tr>
</table>
</div>
<div align="left"></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=305&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/12/suci-sekeping-hatiby-saujana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bT*xJmx*PTEyNzM2MzE2MDM2NTYmcHQ9MTI3MzYzMTYzNTIxOCZwPTU2MjAxMiZkPSZnPTEmbz*1YzRjYTk4Mjc3NWY*Yzg*ODY4/YjI4MTdhZjM*NzRlNyZvZj*w.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://img502.imageshack.us/img502/8661/purple.gif" medium="image">
			<media:title type="html">nasyeed suci sekeping hati.mp3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penantian</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/10/penantian/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/10/penantian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 23:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama tak pernah menuliskan coretan di blog pribadi ini, dikarenakan kesibukan di rumah. Disamping itu yang terutama adalah kerasnya hati membuat saya tak pernah bisa untuk mencoretkan ketikan di blog penyemangat hidupku ini. Kehidupan sebagai ibu rumah tangga, terkadang membuat hati saya bimbang, bagaimanakah kehidupan saya di hari tua? Bergaul dengan orang-orang yang 99 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=291&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jalanislamku.files.wordpress.com/2010/05/penantian1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-293" title="penantian" src="http://jalanislamku.files.wordpress.com/2010/05/penantian1.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a>Sudah lama tak pernah menuliskan coretan di blog pribadi ini, dikarenakan kesibukan di rumah. Disamping itu yang terutama adalah kerasnya hati membuat saya tak pernah bisa untuk mencoretkan ketikan di blog penyemangat hidupku ini. Kehidupan sebagai ibu rumah tangga, terkadang membuat hati saya bimbang, bagaimanakah kehidupan saya di hari tua? Bergaul dengan orang-orang yang 99 persen selalu mengorientasikan dunia sebagai penunjang hidup, membuat saya seperti terombang ambing di lautan lepas. Begitu banyak manusia disekeliling ketakutan untuk hari tua tanpa tunjangan. Entahlah kenapa semua berorientasi pada materi? Mungkin hanya <span id="more-291"></span>ada 1 orang diantara berjuta-juta orang yang memberikan nasihat kepada saya &#8220;jangan takut pada kehidupan dunia, Dialah penjamin hamba-Nya. Dia tak akan pernah membiarkan hamba-Nya hidup dalam kesusahan, maka ingatlah Dia Selalu&#8221;. Allahu Akbar.</p>
<p>Di satu sisi, saya pernah hidup bersama dengan orang-orang yang selalu bekerja dengan seperlunya, tanpa harus mati-matian mengumpulkan harta benda untuk mencukupi kebutuhan di hari tuanya kelak. Mereka selalu meletakkan pondasi dalam diri, bahwa Allah akan selalu memberikan jalan bagi umat-Nya dan tak akan pernah membiarkan umat-Nya dalam kondisi kekurangan secuilpun selama mereka mencintai-Nya dan &#8220;nerimo&#8221;akan hidup setelah berusaha. Dalam kesibukan dan lelahnya bekerja, mereka masih sempat untuk mencintai-Nya. Tak pernah melupakan yang sunnah sebelum yang wajib, Qur&#8217;an yang selalu membasahi lidah setiap hari, menemui-Nya bersama para malaikat turun ke bumi di 1/3 malam yang indah dan puasa sunnah. Tak pernah sedikitpun mengeluh capek melakukan hal-hal itu, mereka jalani dengan hati ikhlas dan lapang. Terkadang jika melihat mereka, ada rasa sesak yang menghampiri dada saya. Terharu melihat kesederhanaan dan ketulusan itu&#8230;</p>
<p>Banyak orang memandang sebelah mata terhadap orang lain yang tidak mempunyai &#8220;pekerjaan duniawi&#8221;. Entahlah, fenomena umum ini menjamur dimana-mana di muka bumi ini. Hampir 4 tahun berada di lingkungan ibukota, membuat saya rindu pada lingkungan yang bisa mengajak saya untuk kembali pada &#8220;indahnya hidup&#8221;. Selalu berdoa, agar waktu itu tiba sebelum nyawa terlepas dari raga.</p>
<p>Ketika hati terbentuk kokoh dan kuat, rasa iri itu hanya akan ditujukan pada orang-orang pemilik kekayaan &#8220;akhirat&#8221;. Dunia hanyalah terminal, akhiratlah tempat persinggahan yang abadi. Selalu teruntai doa dalam setiap nafas: &#8220;Ya Allah Maha Pemilik alam semesta, jangan pernah Engkau biarkan aku tersesat dalam surga dunia ini, jangan pernah kau biarkan aku menjadi &#8220;hubbuddunya&#8221;, dekatkanlah aku pada-Mu selalu, jangan pernah dunia ini mengambil hatiku untuk pernah berpaling dari-Mu&#8221;.</p>
<p>Ya Allah, untuk terbentuk mulia, aku yakin diperlukan tempaan hati yang kuat dan kokoh.  Aku berharap, waktu impianku itu akan segera tiba,tapi aku tahu,kesabaran itu juga perlu diuji&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/291/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=291&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2010/05/10/penantian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jalanislamku.files.wordpress.com/2010/05/penantian1.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">penantian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Balik Merdunya Nyanyian dan Indahnya Lukisan</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/di-balik-merdunya-nyanyian-dan-indahnya-lukisan/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/di-balik-merdunya-nyanyian-dan-indahnya-lukisan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:17:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Ummu Asma’ Siapa yang suka menyanyi atau menggambar? Atau siapa yang suka mendengarkan musik? Mungkin ada banyak orang akan menjawab “Saya!” Ketiga kegiatan tersebut menurut sebagian besar orang bagaikan garam dalam masakan. Banyak orang mengatakan dengan mendengarkan musik atau menggambar akan menjadikan hati yang sedih menjadi terhibur. Namun maukah kalian, wahai saudariku, melihat apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=287&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: Ummu Asma’</p>
<p>Siapa yang suka menyanyi atau menggambar? Atau siapa yang suka mendengarkan musik? Mungkin ada banyak orang akan menjawab “Saya!” Ketiga kegiatan tersebut menurut sebagian besar orang bagaikan garam dalam masakan. Banyak orang mengatakan dengan mendengarkan musik atau menggambar akan menjadikan hati yang sedih menjadi terhibur. Namun maukah kalian, wahai saudariku, melihat apa yang Allah <em>Ta’ala</em> dan Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> perbuat terhadapnya? Jika memang kita mengaku sebagai hamba Allah serta pengikut Rasulullah yang setia, hendaknya kita memperhatikan masalah ini dengan sungguh-sungguh.<br />
<strong>Dibalik Merdunya  Nyanyian dan Musik</strong></p>
<p>Mungkin ada di antara kita yang pernah mendengar bahwa Islam melarang adanya musik dan gambar. Padahal telah kita ketahui bahwa sesuatu yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya pasti memiliki banyak keburukan bagi manusia.</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman, “<em>Dan di antara manusia ada yang mempergunakan perkataan (suara) yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan.</em>” (QS. Luqman: 6)</p>
<p>Abdullah bin Mas’ud <em>radhiyallahu ‘anhu</em> berkata tentang ayat ini, “<em>Al-Lahwu</em> (suara) di  sini adalah lagu (<em>ghina</em>‘).” Pendapat yang sama juga dikeluarkan oleh  Ikrimah, Mujahid, al-Hasan, Sa’id bin Zubair, Qatadah dan Ibrahim <em>rahimakumullah </em>yang menyatakan bahwa yang dimaksud <em>al-lahwu</em> adalah lagu. Hasan  Al-Basri berkata bahwa ayat tersebut turun untuk menjelaskan tentang nyanyian  dan seruling.<span id="more-287"></span></p>
<p>Dalam sebuah  riwayat, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>juga bersabda, <em>“Nanti pasti ada beberapa kelompok dari umatku yang menganggap bahwa zina, sutra, arak dan musik hukumnya halal, (padahal itu semua hukumnya haram).”</em> (HR. Imam  Bukhari dan Abu Dawud)</p>
<p>Saudariku, sebenarnya  mengapa Allah dan Rasul-Nya membenci musik dan nyanyian? Ibnu Taimiyyah <em>rahimahullah </em>menyebutkan beberapa di antara bahayanya:<img title="More..." src="http://www.inehouse.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<ul>
<li>Musik bagi jiwa seperti arak karena banyak orang yang melakukan berbagai kekejian seperti zina dan penganiayaan dikarenakan mabuknya musik dan penyanyi yang membawakannya. Al-Fadhil bin ‘Iyadh berkata, <em>“Nyanyian adalah tangga menuju zina.”</em></li>
<li>Musik dapat menyebabkan pecandunya lebih mencintai penyanyi atau pemain musik lebih daripada cintanya kepada Allah sehingga cintanya tersebut dapat menjatuhkannya ke dalam kesyirikan tanpa dia sadari.</li>
<li>Musik melalaikan manusia dari ketaatan kepada Allah. Berapa banyak orang yang lebih menyukai musik daripada mendengarkan Al-Qur’an? Berapa banyak orang yang melalaikan sholat karena hatinya tertambat pada lagu atau musik? Maka benarlah apa yang dikatakan oleh Imam Ibnul Qayyim <em>rahimahullah,</em> <em>“Tidak seorang pun yang mendengarkan nyanyian kecuali hatinya munafik yang ia sendiri tidak merasa. Andaikata ia mengerti hakikat kemunafikan pasti ia akan melihat kemunafikan itu di dalam hatinya, sebab tidak mungkin berkumpul di dalam hati seseorang antara ” cinta nyanyian” dan “cinta Al-Qur’an”, kecuali yang satu mengusir yang lain.”</em> Juga  perkataan Abdullah bin Mas’ud <em>radhiyallahu ‘anhu,</em> <em>“Nyanyian menimbulkan kemunafikan dalam hati seperti air menumbuhkan sayuran, sedang dzikir menumbuhkan iman dalam hati seperti air menumbuhkan tanaman.”</em> Serta Imam Ahmad <em>rahimahullah,</em> <em>“Nyanyian itu dapat menumbuhkan kemunafikan di dalam hati.”</em> Kemudian ketika  ditanya tentang syair-syair Arab yang dinyanyikan, beliau berkata, <em>“Aku tidak  menyukainya, ia adalah amalan baru, tidak boleh duduk bersama untuk  mendengarkannya.”</em></li>
</ul>
<p>Jumhur ulama berpendapat bahwa musik dan nyanyian adalah sesuatu yang terlarang, seperti Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi’i yang berpendapat bahwa nyanyian itu tidak disukai (baca = haram) karena menyerupai kebatilan, adapun mendengarkan lagu adalah termasuk dosa.</p>
<p><strong>Nyanyian yang  Diperbolehkan</strong></p>
<p>Namun benarkah, dalam Islam semua bentuk nyanyian terlarang? Perlu kita ketahui bahwa ada beberapa nyanyian tanpa musik yang diperbolehkan dalam Islam, yaitu:</p>
<p>1. Nyanyian di hari raya yang dilakukan oleh  wanita. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh  ‘Aisyah<em> radhiyallahu ‘anha</em>.</p>
<p><em>“Rasulullah masuk menemui ‘Aisyah. Di dekatnya ada dua anak perempuan yang sedang memainkan rebana. Lalu Abu Bakar membentak mereka, maka Rasulullah bersabda: biarkanlah mereka, karena setiap kaum mempunyai hari raya dan hari raya kita adalah hari ini.” </em>(HR. Bukhari)</p>
<p>2. Nyanyian yang diiringi terbang (rebana) pada waktu pernikahan dengan maksud memeriahkan atau mengumumkan akad nikah dan mendorong orang untuk menikah tanpa berisi pujian akan kecantikan seseorang atau pelanggaran terhadap syari’at. Namun nyanyian ini dinyanyikan oleh wanita dan diperdengarkan di kalangan wanita pula.</p>
<p>Diriwayatkan  dari Ar-Rubayyi’ binti Mu’awwidz, ia berkata, “<em>Pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke tempatku ketika saya menikah. Beliau duduk di atas kasurku dan jarak beliau dengan saya seperti jarak tempat dudukku dengan tempat dudukmu. Untuk memeriahkan pernikahan kami, beberapa orang gadis tetangga kami menabuh rebana dan menyanyikan lagu-lagu yang mengisahkan para pahlawan Perang Badar. Ketika mereka asyik bernyanyi, ada salah seorang di antara mereka yang mendendangkan, ‘Di tengah-tengah kita ada Nabi yang mengetahui apa yang akan terjadi besok.’ Mendengar syair seperti itu Nabi berkata kepadanya, ‘Tinggalkan ucapan seperti itu! Bernyanyilah seperti nyanyian-nyanyian sebelumnya saja!’</em>”  (HR. Bukhari)</p>
<p>3. Nyanyian pada waktu kerja yang mendorong untuk giat dan rajin bekerja terutama bila mengandung do’a atau nyanyian yang berisi tauhid atau cinta kepada Rasulullah yang menyebut akhlaknya atau berisi ajakan jihad, memperbaiki budi pekerti, mengajak persatuan, tolong-menolong sesama umat atau menyebut dasar-dasar Islam.</p>
<p>Syaikh  Shalih bin Fauzan Al-Fauzan <em>rahimahullah</em> berkata bahwa syair-syair yang  diperdengarkan di sisi Rasulullah s<em>hallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bukanlah dilantunkan dengan paduan suara semacam nyanyian-nyanyian, dan tidak pula dinamakan nasyid-nasyid Islami, namun ia hanyalah syair-syair Arab yang mencakup hukum-hukum dan <em>tamtsil</em> (permisalan), penunjukan sifat keperwiraan dan kedermawanan. Selain itu, para sahabat melantunkannya secara sendirian dikarenakan makna yang terdapat di dalamnya. Mereka melantunkan sebagai syair ketika bekerja yang melelahkan, seperti membangun (masjid) serta berjalan di waktu malam saat safar (jihad). Maka perbuatan mereka ini menunjukkan atas diperbolehkannya lantunan (syair) ini, dalam keadaan khusus (seperti) ini. Selain itu, mereka tidak pernah menjadikan nyanyian sebagai kebiasaan yang dilakukan terus-menerus, karena para shahabat adalah generasi yang selalu mengisi hari-harinya dengan Al-Qur’an dan tidak pernah tersibukkan dengan selain Al-Qur’an.</p>
<p>4. Adapun terbang (rebana) hanya boleh dimainkan pada waktu hari raya serta pernikahan dan tidak boleh dipakai ketika berdzikir seperti yang biasa dilakukan oleh kaum sufi, karena Rasulullah dan para shahabatnya tidak pernah melakukannya.</p>
<p><strong>Obat Bagi Hati</strong></p>
<p>Jika setiap penyakit ada obatnya, maka bagaimana cara untuk mengobati kecanduan akan musik dan nyanyian? Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu <em>rahimahullah</em> menyebutkan 3  cara menghindari nyanyian dan musik:</p>
<p>1. Menjauhkan diri dari mendengarkan nyanyian dan musik melalui televisi, radio, dan lain-lain, terutama lagu-lagu yang seronok.</p>
<p>2. Membaca Al-Qur’an, terutama surat  Al-Baqarah.</p>
<p>“<em>Sesungguhnya  syaitan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah</em>.” (HR.  Muslim)</p>
<p>3. Mempelajari riwayat hidup Rasulullah  sebagai seorang yang berakhlak mulia serta para shahabatnya.</p>
<p>Untuk pertama kali, mungkin masih ada yang merasa sulit untuk menghilangkan kebiasaan mendengarkan musik. Namun saudariku, kita harus yakin bahwa dalam setiap larangan-Nya selalu ada hikmah yang besar bagi kita.</p>
<p><strong>Hakikat Dibalik  Keindahan Lukisan, Gambar dan Patung</strong></p>
<p>Hakikat diutusnya para nabi dan rasul adalah untuk mendakwahkan kepada manusia agar menyembah pada Allah semata, yaitu memurnikan aqidah dari kesyirikan. “<em>Sesungguhnya  Kami telah mengutus Rasul pada setiap umat (yang berseru) sembahlah Allah dan  tinggalkan thaghut itu. </em>” (QS. An-Nahl: 36)</p>
<p>Pada zaman dahulu,  banyak orang menjadi kafir karena menyembah patung di samping menyembah Allah ‘<em>Azza</em> <em>wa Jalla</em> sebagaimana orang-orang <em>Quraisy</em> yang kafir karena  menyembah berhala. Awal mula penyembahan patung adalah karena sikap orang-orang  pada zaman Nuh <em>‘alahissalam</em> berlebihan dalam mengagungkan orang shalih. Setelah orang-orang shalih itu meninggal, mereka kemudian membuat patung orang-orang shalih tersebut yang lama-kelamaan menjadikannya sebagai sesembahan. Inilah salah satu sebab mengapa Islam melarang memajang patung maupun membuat gambar makhluk bernyawa karena hal itu dapat menjadi sarana terjadinya kesyirikan.</p>
<p>Banyak orang yang berkata bahwa sekarang ini sudah tidak ada orang yang menyembah patung lagi. Namun hal tersebut adalah sebuah kekeliruan besar. Berapa banyak orang-orang yang kufur (Nasrani, Hindu, Budha, dll) karena mereka lebih memilih menyembah patung yang tidak memiliki kekuasaan sedikitpun daripada menyembah Allah <em>‘Azza  wa Jalla</em>? Apakah patung-patung tersebut mampu melindungi pemujanya ketika mereka dalam kesusahan? Jangankan membela pemujanya, membela diri mereka saja mereka tidak akan bisa. Yang ada justru pemujanya yang melindungi mereka, karena bagaimanapun patung-patung itu adalah benda mati yang dibuat oleh manusia.</p>
<p>Benarkah Islam  telah melarang adanya patung dan membuat gambar-gambar makhluk bernyawa? Lalu  apa buktinya? Allah <em>Ta’ala</em> berfirman, <em>“Dan mereka berkata, Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwad, Yaghuts, Ya’uq dan Nashr. Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia).’”</em> (QS. Nuh: 23-24)</p>
<p>Diriwayatkan dari  ‘Aisyah <em>radhiyallahu ‘anha</em>, “<em>Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangiku. waktu itu tirai penutup bilik saya berupa kain tipis yang penuh dengan gambar (dalam riwayat lain disebutkan: terdapat gambar kuda-kuda bersayap.) Melihat tirai tersebut, beliau merobeknya dan wajahnya terlihat merah padam. Beliau kemudian bersabda, ‘Wahai ‘Aisyah, manusia yang disiksa dengan siksaan yang paling keras pada hari kiamat kelak adalah orang-orang yang membuat sesuatu yang menyerupai ciptaan Allah’ </em>(Dalam riwayat lain: <em>‘Sesungguhnya pembuat gambar-gambar ini kelak akan disiksa dan dikatakan kepadanya, ‘Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan ini!” Beliau kemudian bersabda, “Sesungguhnya rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar tidak akan dimasuki malaikat.”</em>)  ‘Aisyah berkata, ‘<em>Saya kemudian memotong kain tersebut dan menjadikan sebuah bantal atau dua bantal. (Saya kemudian melihat beliau duduk di atas salah satu dari dua bantal itu meskipun bantal tersebut masih bergambar.)’</em>” (HR.  Bukhari, Muslim, Al-Baihaqi, Al-Baghawi, Ats-Tsaqafi, ‘Abdurrazaq dan Ahmad)</p>
<p>Syaikh Muhammad  Nashiruddin Al-Albani <em>rahimahullahu Ta’ala</em> mengomentari hadist tersebut  dengan adanya dua petunjuk:</p>
<p>Pertama, haramnya  menggantung gambar atau sesuatu yang mengandung gambar.</p>
<p>Kedua, larangan membuat gambar, baik berupa patung maupun gambar biasa. Dengan kata lain menurut mayoritas ulama, baik yang memiliki bayangan (3 dimensi) atau tidak.</p>
<p>Hadist di atas  dikuatkan dengan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah <em>radhiyallahu  ‘anhu</em> yang mengisahkan bahwa Jibril ‘<em>alaihissalam</em> mendatangi rumah  Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>kemudian berkata kepada beliau,  <em>“Sesungguhnya di dalam rumah tersebut terdapat korden yang bergambar. Oleh karena itu, hendaklah kalian memotong kepala gambar-gambar tersebut, lalu jadikanlah sebagai hamparan atau bantal, lalu gunakanlah untuk bersandar, karena kami tidak mau memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar.”</em></p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu  ‘alaihi wa sallam </em>juga pernah memerintahkan Ali bin Abi Thalib <em>radhiyallahu ‘anhu, “Jangan kau biarkan patung-patung itu sebelum kau jadikan tidak berbentuk dan jangan pula kau tinggal kuburan yang menggunduk tinggi sebelum kau ratakan.”</em> (HR. Muslim)</p>
<p>Adapun gambar bagian-bagian tubuh kecuali muka adalah diperbolehkan menurut sebagian ulama semisal gambar tangan, kaki, dan lain-lain. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullah, <em>“Di dalam rumah itu terdapat tirai dari kain tipis yang bergambar patung dan di dalam rumah itu terdapat seekor anjing. Perintahkan agar gambar kepala patung yang berada di pintu rumah itu dipotong sehingga bentuknya menyerupai pohon, dan perintahkan agar tirai itu dipotong dan dijadikan dua buah bantal untuk bersandar dan perintahkan agar anjing itu dikeluarkan dari rumah.</em>” (HR. At-Tirmidzi  dalam Al-Adab 2806)</p>
<p><strong>Bahaya Patung dan  Gambar</strong></p>
<p>Islam tidak mengharamkan sesuatu kecuali adanya bahaya yang mengancam agama, akhlak dan harta manusia. Islam melarang patung dan gambar makhluk bernyawa karena banyak mendatangkan bahaya:</p>
<p>1. Patung dan gambar dapat menjadi sarana kesyirikan, karena awal mula dari kesyirikan dan kekufuran adalah adanya pemujaan terhadap patung dan berhala.</p>
<p>2. Pada masa sekarang ini banyak dipasang gambar-gambar wanita yang terbuka auratnya di sepanjang jalan dengan ukuran sangat besar. Hal ini seakan-akan sudah dianggap sebagai sesuatu yang biasa, padahal Islam sangat memuliakan wanita. Namun justru wanita sendiri yang rela dirinya dieksploitasi dengan dalih seni dan keindahan.</p>
<p>3. Manusia yang paling pedih siksanya adalah  pelukis dan pembuat gambar karena mereka meniru ciptaan Allah.</p>
<p>“<em>Orang  yang paling mendapat siksa pada hari kiamat adalah para pembuat gambar  (pelukis)</em>” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>“<em>Sesungguhnya  pemilik gambar ini akan diadzab dan akan dikatakan kepada mereka. Hidupkanlah  apa yang telah engkau ciptakan</em>.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>4. Membuat patung dan gambar adalah merupakan pemborosan karena biaya yang dihabiskan untuk membuat maupun membelinya kadang sampai mencapai jutaan rupiah.</p>
<p>5. Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar atau lukisan makhluk yang bernyawa. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah, “<em>Malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya  terdapat anjing dan lukisan</em>.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p><strong>Gambar dan Patung  yang Diperbolehkan</strong></p>
<p>Syaikh Muhammad bin  Jamil Zainu menyebutkan bahwa terdapat beberapa gambar dan patung yang  diperbolehkan, yaitu:</p>
<p>1. Gambar dan patung selain makhluk bernyawa.</p>
<p>Ibnu  ‘Abbas <em>radhiyallahu ‘anhu</em> berkata, “<em>Apabila anda harus membuat gambar,  gambarlah pohon atau sesuatu yang tidak ada nyawanya</em>.” (HR.Bukhari)</p>
<p>2. Gambar-gambar yang dipasang di kartu pengenal seperti paspor, SIM dan lain-lain yang diperbolehkan karena keperluan darurat.</p>
<p>3. Foto penjahat agar mereka dapat ditangkap  untuk dihukum.</p>
<p>4. Barang mainan anak perempuan yang dibuat dari kain seperti boneka berupa anak kecil yang dipakaikan baju dengan maksud untuk mendidik rasa kasih sayang pada anak perempuan. ‘Aisyah <em>radhiyallahu  ‘anha</em> berkata, “<em>Saya bermain-main dengan boneka berbentuk anak perempuan  di depan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.” (HR. Bukhari)</p>
<p>5. Diperbolehkan gambar yang dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi. Hal ini berdasarkan perintah malaikat Jibril <em>‘alaihissalam</em> kepada Rasulullah  <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> untuk memotong kepala gambar seperti pada hadist yang telah disebutkan  sebelumnya.</p>
<p>Demikianlah bagaimana agama yang hanif (lurus) ini telah menggariskan yang terbaik bagi manusia. Hanya orang-orang yang beriman yang akan mengikuti apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya dengan bersegera dan penuh keikhlasan. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa. <em>Allahu  Ta’ala a’lam.</em></p>
<p><strong>Maraji’:</strong></p>
<p><em>Adab Az-Zifaf</em> (edisi terjemah) karya  Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani</p>
<p><em>Bimbingan  UntukPribadi dan Masyarakat</em> (<em>Taujihaat Islamiyyah</em>) karya Syaikh Muhammad  bin Jamil Zainu</p>
<p><em>Al-Amru bil Ittiba’  wan Nahyu ‘anil Ibtida’</em> (edisi terjemah) karya Imam As-Suyuthi</p>
<p>***</p>
<p>Artikel www.muslimah.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=287&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/di-balik-merdunya-nyanyian-dan-indahnya-lukisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.inehouse.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antibiotik untuk Balita</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/antibiotik-untuk-balita/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/antibiotik-untuk-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:16:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Pada waktu anak saya, Habibie, berumur 0-18 bulan, seringkali mudah terserang penyakit flu dan batuk. Setiap sakit itu saya ke bawa ke dokter dan alhasil pastilah diberi obat flu, batuk dan yang tak lupa &#8220;obat antibiotik&#8217;!. Saya sebenarnya bertanya-tanya, mengapakah obat antibiotik selalu diikut sertakan? Bukankah penggunaan obat antibiotik justru akan membuat virus semakin kebal? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=285&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada waktu anak saya, Habibie, berumur 0-18 bulan, seringkali mudah terserang penyakit flu dan batuk. Setiap sakit itu saya ke bawa ke dokter dan alhasil pastilah diberi obat flu, batuk dan yang tak lupa &#8220;obat antibiotik&#8217;!. Saya sebenarnya bertanya-tanya, mengapakah obat antibiotik selalu diikut sertakan? Bukankah penggunaan obat antibiotik justru akan membuat virus semakin kebal? Terus terang Saya khawatir dengan penggunaan obat antibiotik terhadap anak saya.</p>
<p>Antibiotik, merupakan jalan menuju resistensi. Setiap anak di dalam tubuhnya memiliki bakteri baik dan bakteri jahat. Di dalam koloni tersebut terdapat bakteri yang mempunyai kemampuan alami untuk kebal terhadap beberapa antibiotik, kuman yang rentan terhadap antibiotik tersebut mati tetapi menyisakan tempat bagi mikroba kebal obatuntuk berkembang biak dan menjadi dominan. Proses tersebut akan berulang apabila anak tidak menghabiskan obat antibiotiknya dan bakteri terkuat akan bertahan hidup.<img title="More..." src="http://www.inehouse.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-285"></span></p>
<p>Ketika populasi bakteri resisten pada tubuh anak semakin membengkak, tidak lantas anak anda pasti terserang penyakit. Bakteri baru bisa saja hidup damai dan membentuk koloni di dalam tubuh atau hilang seiring waktu. Salah satu misteri terbesar dunia kedokteran adalah mengapa infeks bakteri dijumpai pada kasus tertentu dan tidak nampak pada kasus lain. Mungkin itu semua bergantung pada banyak faktor, seperti kekuatan dan jumlah bakteri, serta sistem kekebalan tubuh anak.</p>
<p>Meskipun anak tidak menunjukkan gejala penyakit, dia masih bisa menularkan bakteri resisten tersebut pada orang lain. Karena itu, anak yang belum pernah mendaat antibiotik sekalipun bisa terinfeksi bakteri kebal obat. &#8220;Anak-anak di tempat penitipan lebih mudah berbagi kuman daripada berbagi mainan.&#8221;kata Sarah Long,MD, dokter anak spesialis penyakit infeksi pada St.Christopher&#8217;s Hospital for Children, Philadelphia.</p>
<p>Anak merupakan kunci perkembangan bakteri resisten, bukan hanya karena mereka mudah menyebarka kuman tetapi karena mereka mendapatkan antibiotik lebih banyak dari orang dewasa. Kebanyakan penyakit anak disebabkan oleh virus dan tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Antibiotik digunakan untuk pengobatan bakteri. Bila anak terserang demam, jangan sampai meminta antibiotik pada dokter, karena hal ini akan menyebabkan  bahaya.</p>
<p>Terkadang sebagai orang tua, yang dipikirkan ketika anak sakit hanyalah membawa ke dokter dan cepat sembuh. Jika antibiotik bisa mempercepat kesembuhan, pastilah langsung kita ambil. Namun sebagai orang tua yang bijak, marilah dipikirkan juga dampak yang terjadi akibat penggunaan obat antibiotik tersebut.</p>
<p>Sumber: Majalah Parents Indonesia, dengan perubahan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=285&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/antibiotik-untuk-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.inehouse.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/ramadhan/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:15:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA["Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa" [Al Baqarah:183] Ramadhan telah tiba dan diwajibkan untuk kaum muslimin berpuasa sebulan penuh. Sungguh suatu anugerah yang teramat besar bagi kita bisa menjumpai bulan puasa kembali. Berapa banyak orang yang tidak bisa berjumpa kembali dengan bulan ini. Syukurilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=283&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><tt><tt><span style="font-family:Arial;color:teal;">"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa" [Al Baqarah:183]</span></tt></tt></h1>
<p>Ramadhan telah tiba dan diwajibkan untuk kaum muslimin berpuasa sebulan penuh. Sungguh suatu anugerah yang teramat besar bagi kita bisa menjumpai bulan puasa kembali. Berapa banyak orang yang tidak bisa berjumpa kembali dengan bulan ini. Syukurilah jika anda masih berjumpa dengan indahnya Ramadhan. Puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi puasa juga meliputi hati dan pikiran.  Puasa hati berarti membersihkan hati dari segala penyakit hati termasuk diantaranya iri, dengki,khianat, berbohong,cinta akan dunia, cinta makanan, tamak,  berprasangka buruk kepada orang lain dan membicarakan aib orang lain. Bila kita bisa membersihkan hati, berarti otak kita akan bersih pula. Bersih dari hal-hal buruk yang disebarkan dari dalam hati.Marilah kita sama-sama berpuasa dengan bersungguh-sungguh. Sungguh, jika anda melebur dengan khidmat bersama bulan suci dan sungguh-sungguh mengharapkan ampunannya, niscaya Ramadhan terasa begitu indah untuk dilewatkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/283/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=283&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memilih Pemimpin</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/memilih-pemimpin/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/memilih-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang pemilihan presiden 2009 ini, jujur saja saya semakin bingung untuk menentukan pilihan. Bukan karena calonnya tidak berkualitas. Tetapi mungkin karena memang belum pas di hati saya. Saya sebenarnya mempunyai kriteria calon pemimpin idaman, tetapi yang jadi perkara apakah masih ada kriteria itu? Saya pribadi merindukan sosok pemimpin yang seperti Baginda Rasulullah Saw. Sosok pemimpin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=281&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang pemilihan presiden 2009 ini, jujur saja saya semakin bingung untuk menentukan pilihan. Bukan karena calonnya tidak berkualitas. Tetapi mungkin karena memang belum pas di hati saya. Saya sebenarnya mempunyai kriteria calon pemimpin idaman, tetapi yang jadi perkara apakah masih ada kriteria itu? Saya pribadi merindukan sosok pemimpin yang seperti Baginda Rasulullah Saw. Sosok pemimpin yang bagi saya benar-benar menjadi teladan. Jujur dalam berbicara, jauh dari kemewahan, tidak marah kepada orang yang menghinanya, taat menjalankan perintah-Nya, dan membela kaum yang lemah.</p>
<p>Kalau Golput dikategorikan haram, bagaimanakah pertanggungjawaban saya nanti di akhirat bila saya salah memilih? Diri seseorang hanya Tuhan yang tahu. Manusia tak pernah bisa menyelami dalamnya hati manusia lain. Apakah saya tahu dengan sungguh-sungguh keseharian calon pemimpin saya nanti?  Entahlah, yang jelas ada kebimbangan dalam menentukan pilihan.</p>
<p>Kalau boleh jujur, Nabi Muhammad Saw. yang seorang pemimpin besar, tak pernah menonjolkan kebaikan diri sendiri. Dan ketika Beliau dihina dan dicaci maki, beliau hanya diam. Saya tidak muluk-muluk dalam memilih seorang pemimpin, adakah yang seperti ini?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/281/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=281&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/memilih-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wasiat Para Saidina</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/wasiat-para-saidina/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/wasiat-para-saidina/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Saidina Ali berkata: “Wahai manusia, jagalah wasiatku. Jika kamu memegangnya erat-erat dengan segala kesiapan sehingga kamu dapat melaksanakannya, kamu tidak akan dapat keuntungan yang lebih besar darinya. Wasiat itu adalah : 1.Hendaklah kamu tidak berharap kecuali kepada Tuhanmu. 2.Hendaklah kamu tidak takut kecuali kepada dosa-dosamu. 3.Hendaklah kamu tidak malu untuk belajar jika tidak tahu. Saidina [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=279&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saidina Ali berkata: “Wahai manusia, jagalah wasiatku. Jika kamu memegangnya erat-erat dengan segala kesiapan sehingga kamu dapat melaksanakannya, kamu tidak akan dapat keuntungan yang lebih besar darinya. Wasiat itu adalah :</p>
<p>1.Hendaklah kamu tidak berharap kecuali kepada Tuhanmu.</p>
<p>2.Hendaklah kamu tidak takut kecuali kepada dosa-dosamu.</p>
<p>3.Hendaklah kamu tidak malu untuk belajar jika tidak tahu.</p>
<p>Saidina Umar bin Al-Khatab r.a. berkata :</p>
<p>· Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.</p>
<p>· Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.</p>
<p>· Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya.</p>
<p>· Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.</p>
<p>Saidina Othman Ibnu Affan r.a. berkata : Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:</p>
<p>· Hatinya selalu berniat suci</p>
<p>· Lidahnya selalu basah dengan zikrullah</p>
<p>· Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa)</p>
<p>· Segala perkara dihadapainya dengan sabar dan tabah</p>
<p>· Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.</p>
<p>Saidina Ali r.a berkata :</p>
<p>· Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’.</p>
<p>· Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia.</p>
<p>· Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya.</p>
<p>· Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’ (memelihara diri &amp; hati-hati dari dosa).</p>
<p>· Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi.</p>
<p>· Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki.</p>
<p>· Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=279&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/wasiat-para-saidina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Merenung Sejenak</title>
		<link>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/mari-merenung-sejenak/</link>
		<comments>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/mari-merenung-sejenak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:11:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ine Septya</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jalanislamku.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Jauh di lubuk hati, saya sangat heran melihat begitu banyak orang muslim terutama diri saya sendiri;yang notabene memeluk Islam sejak lahir hingga dewasa tanpa ada yang menentang sedikitpun; tetapi begitu bermalas-malasan untuk mengerjakan shalat dan ibadah-ibadah lainnya. Padahal kalau mau sedikit melongok keluar, betapa banyak orang-orang muslim yang kesulitan untuk melaksanakan ibadah. Apalagi bila ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=277&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jauh di lubuk hati, saya sangat heran melihat begitu banyak orang muslim terutama diri saya sendiri;yang notabene memeluk Islam sejak lahir hingga dewasa tanpa ada yang menentang sedikitpun; tetapi begitu bermalas-malasan untuk mengerjakan shalat dan ibadah-ibadah lainnya. Padahal kalau mau sedikit melongok keluar, betapa banyak orang-orang muslim yang kesulitan untuk melaksanakan ibadah. Apalagi bila ia seorang muallaf yang hidup di tengah-tengah keluarga yang non muslim plus menentang kepindahannya ke Islam. Saya sungguh tidak dapat membayangkan betapa berat perjuangan yang mesti mereka lalui. Begitu pula dengan orang-orang yang hidup di negeri seberang yang mayoritas penduduknya non muslim, berapa banyak diantara mereka yang dilarang untuk mengerjakan kewajiban shalat.  Dan juga orang-orang yang dianugerahi bentuk fisik yang tidak sempurna ataupun dianugerahi sakit yang membuatnya tidak dapat shalat sebagaimana normalnya orang shalat. Sungguh, saya tidak sanggup bahkan membayangkan sekalipun bila saya berada di posisi mereka.</p>
<p>Betapa perjuangan mereka begitu besar untuk menjumpai <em>Sang Kekasih.</em> Sedangkan saya, yang notabene ada di lingkungan yang merdeka, di anugerahi fisik sempurna tanpa cacat , tanpa penyakit sedikitpun, seringkali menjalankan perjumpaan saya dengan <em>Sang Kekasih</em> dengan rasa hambar tanpa makna. Bahkan saya memiliki ilmu yang sangat sangat sedikit mengenai Islam. Saya heran sekali, Islam ini mengatur segala kehidupan manusia sampai hal-hal yangpaling kecil, tetapi mengapakah saya dan begitu banyak orang lainnya hanya mengetahui kulitnya saja. Bahkan hal-hal terkecil yang dilarang dalam Islampun, masih banyak yang mempraktekkannya. Ya Allah, seringkali hamba-Mu ini berfikir, begitu besar cinta-Mu untukku, tetapi betapa aku ini menjadi seorang pengkhianat sejati! Ketika dunia Kau berikan kepada-Ku, mengapa Engkau semakin jauh, tetapi jika Kau berikan aku ketidaknikmatan, akankah aku sanggup menjalaninya? Mengapakah aku selalu menjadi hamba yang ingkar? Datanglah <strong>Kekasih</strong>, Genggam erat tanganku, dan jangan Pernah <strong>Kau</strong> lepaskan aku meski sesaat&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jalanislamku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jalanislamku.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jalanislamku.wordpress.com&amp;blog=10244252&amp;post=277&amp;subd=jalanislamku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jalanislamku.wordpress.com/2009/11/03/mari-merenung-sejenak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0fca326b3bfd26154f94646b562c233a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ine Septya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
